Sunday, April 12, 2026

Tradisi Pelepasan Jemaah Haji di Lombok, Simbol Kuatnya Solidaritas Warga

LOMBOK, NTB – Masyarakat Lombok kembali menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan melalui tradisi pelepasan calon jemaah haji yang hingga kini masih terus dilestarikan. Tradisi ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi menjadi ruang sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

Dalam pelaksanaannya, warga sekitar turut ambil bagian secara sukarela. Mereka bersama-sama membantu berbagai persiapan, mulai dari kebutuhan acara hingga dukungan bagi keluarga yang akan ditinggalkan sementara waktu. Keterlibatan ini mencerminkan budaya gotong royong yang masih mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika doa bersama digelar. Warga berkumpul untuk memanjatkan harapan agar calon jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, serta keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Momen ini kerap berlangsung penuh haru, sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan emosional di antara masyarakat.

Lebih dari sekadar tradisi, kegiatan ini juga menjadi media untuk menjaga silaturahmi. Interaksi yang terjalin selama proses persiapan hingga pelepasan menciptakan kedekatan yang sulit tergantikan oleh kehidupan modern yang cenderung individualistis.

Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini diyakini sebagai warisan leluhur yang terus dipertahankan. Kebiasaan saling membantu tanpa pamrih menjadi ciri khas masyarakat Lombok yang masih bertahan hingga sekarang.

Di tengah perubahan zaman, tradisi pelepasan jemaah haji ini menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Bahkan, nilai kebersamaan yang dihadirkan justru menjadi kekuatan sosial yang menjaga harmoni di lingkungan.

Untuk membaca informasi lengkap mengenai tradisi ini, kunjungi sumber aslinya di PortalNTB:
👉 https://portalntb.com/detail/DB0FM8/tradisi-perpisahan-calon-jemaah-haji-di-lombok-gotong-royong-warga-hidupkan-nilai-kebersamaan