Wednesday, November 7, 2012

Pembahasan contoh program faktorial VII 1.1 Topik rekursi

Assalamualaikum Wr Wb.
Nama       : Wildan Maulana Yusuf
Jurusan     : Teknik Media Digital

pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai contoh program faktorial VII 1.1 pada Topic rekursi..

Factorial merupakan sebuah perhitungan yang  memanggil dirinya sendiri menggunakan fungsi rekursi.
Faktorial k atau ditulis k! didefinisikan. Pada contoh program tersebut terdapat factorial yang di nyatakan dengan script: k*Faktorial(k-1);
script tersebut menyatakan bahawa pada saat program berjalan user akan menginputkan sebuah angka. Dari sebuah angka tersebut akan dilakukan perhitungan factorial dengan rumus:
1! = 1
2! = 2 ∙ 1! = 2 ∙ 1 = 2
3! = 3 ∙ 2! = 3 ∙ 2 = 6
4! = 4 ∙ 3! = 4 ∙ 6 = 24
Dan seterusnya.
scriptnya adalah sebagai berikut:
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main(void)
{
int m;
int Faktorial(int k);
printf("Masukan sebarang bilangan bulat positif>");
scanf("%d",&m);
printf("\nMelalui perhitungan rekursif, %d!=%d\n", m,
Faktorial(m));
system("pause");
return 0;
}
int Faktorial(int k)
{
if (k==0)
return 1;
else
return k*Faktorial(k-1);/*Perhatikan bahwa fungsi
faktorial() memanggil dirinya*/
}

setelah script tersebut di jalankan maka akan muncul program sebagai berikut:
 
1.    Misalnya menginputkan angka 1 pada program

Ini berarti saat menginputkan angka 2 pada program, maka fungsi factorial akan menghitung 1! = 1
2.    Misalnya menginputkan angka 2 pada program

Ini berarti saat menginputkan angka 2 pada program, maka fungsi factorial akan menghitung 2! = 2 ∙ 1! = 2 ∙ 1 = 2
3.    Misalnya menginputkan angka 3 pada program

Ini berarti saat menginputkan angka 2 pada program, maka fungsi factorial akan menghitung 3! = 3 ∙ 2! = 3 ∙ 2 = 6

4.    Misalnya menginputkan angka 4 pada program

Ini berarti saat menginputkan angka 2 pada program, maka fungsi factorial akan menghitung 4! = 4 ∙ 3! = 4 ∙ 6 = 24

adapun pembahasan dengan video tutorial sebagai berikut:
dan dapat di lihat juga pada alamat youtube sebagai berikut:


 

Sorting Menggunakan Bahasa C

Sorting dapat diartikan secara sederhana sebagai pengurutan suatu data di dalam sekumpulan data yang tidak terurut.
Coding :

#include <stdio.h> 
#include <stdlib.h> 
void tukarNilai(int *intA, int intB);
int main()
{
 int listAngka[20]={1,2,3,4,5,6,7,8,9,1,2,3,4,5,6,7,8,9,1,2};
 int swap, urutan;

 do{
 swap=0;
 for(urutan = 0; urutan <19; urutan++){

  if(listAngka[urutan] < listAngka[urutan+1]){
   tukarNilai(&listAngka[urutan], &listAngka[urutan+1]);
   swap=1;
  }
 }

 }while(swap == 1);

 for(urutan=0; urutan < 20; urutan++){
 printf("Nilai : %d, \n", listAngka[urutan]);
 }
 system("pause");
}

void tukarNilai(int *intA, int *intB){
 int tInt = * intA;
 *intA = *intB;
 *intB = tInt;
}
Video :

Singly Linear Linked List

Hello! This time i'd like shared my video below and Link Click here..





Thanks for watching

Name : Phirum Tan
Major : Tiknik Media Digital

Membuat program rekursif pada pemrograman C By Bahtiar Imran

Assalamualaikum ,,

Kali ini saya akan berbagi mengenai bagaimana membuat contoh program di rekursif,


Berikut link download Klik Disini

Nama : Bahtiar Imran
Jurusan : Teknik Media Digital ( TMD )
Blog : www.bahtiarimran-lombokiloveyou.blogspot.com

Singly Linear Linked List

Name : Chroeng Soklay
Major : D4 TMD ITB Batch 6

This is my video show about Singly Linear Linked List.

                                           

Link to youtube: http://youtu.be/EICELnuTN98

Game Menara Hanoi dengan Bahasa C

Gambar Permainan Menara Hanoi

Menara Hanoi adalah sebuah jenis permainan (game). Ilustrasi permainan ini adalah sbb.:
  • Ada 3 buah tiang.
  • Tiang pertama berisi tumpukan cakram. Cakram dengan diameter terbesar berada pada posisi paling bawah, sementara cakram berdiameter lebih kecil ditumpuk di atasnya.Demikian seterusnya sehingga cakram paling atas adalah cakram berdiameter terkecil.

how to use shorting with in c programming

Dear Lecture
Name: Him Seanghon
Mayor: D4 TMD Batch6

This my video from youtube



This is my link : http://youtu.be/Fh-C-KWwico

Thanks.

How to using array and searching.


Name: Chhorn Bros
Major: TMD

Here I explain about how  to using array and searching index of array and  I have been made video in the below.



Link to video

http://www.youtube.com/watch?v=R1NlvPYzDLI&feature=youtu.be



Searching in c programmig

Name : Luot Sokchea
Major : D4 TMD ITB Batch 6

      This video show about searching in c programming


link to youtube:
http://www.youtube.com/watch?v=mahNTPb5gM0&feature=youtu.be

Turorial Pemrograman Bahasa C Tentang Rekursi Faktorial (Modul VII)

Berikut adalah tugas Modul VII saya yaitu tutorial pemrograman bahasa C tentang rekursi faktorial

Source Codenya :


#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main(void)
{
       int m;
       int Faktorial(int k);

       printf("Masukkan sembarang bilangan bulat positif :");
       scanf("%d",&m);

       printf("\nMelalui perhitungan rekursif, %d!=%d\n", m,Faktorial(m));

       system("pause");
       return 0;
}

int Faktorial(int k)
{
       if (k==0)
       return 1;
      
       else
       return k*Faktorial(k-1);
}


Berikut adalah video tutorialnya, selamat mengikuti :)





Sorting in c programming

Name : Sean Vandet
Major : D4 TMD ITB Batch 6
Sorting in c programming
Sorting used to mean simply as massaging a data in one data set that don't most massage.
Address is the location in memory where the value of the variable is stored.
Pinter is a variable whose value is also an address.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
void swapValue (int *tIntA, int *tIntB);

int main() {
    int tListAngka[20] = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,1,2,3,4,5,6,7,8,9,1,2};
    int tSwap;
    int tUrutan;
    //repeat and check statement
    do {
        tSwap = 0;
        //repeat tUrutan = 1 end process when tUrutan = 18
        for(tUrutan=0;tUrutan<19;tUrutan++)
        {
            if(tListAngka[tUrutan] < tListAngka[tUrutan+1])
            {
                //one varaible has address and value
                swapValue(&tListAngka[tUrutan], &tListAngka[tUrutan+1]);
                tSwap = 1;
            }            
        }
    } while(tSwap == 1); //exit do()
    //repeat statement for loop
    for(tUrutan=0;tUrutan<20;tUrutan++)
    {
        //tUrutan 0 - 18

        printf("Nilai : %d\n", tListAngka[tUrutan],&tListAngka[tUrutan]);
    }
    system("pause");

}

void swapValue (int *tIntA, int *tIntB)
{
    int tInt = *tIntA;
    *tIntA = *tIntB;
    *tIntB = tInt;
}


link to youtube
http://www.youtube.com/watch?v=W_CURNVZkJQ&feature=youtu.be

Perhitungan Rekursif dari deret Fibonacci

 Berikut Video Tugas Modul 7 dan 8 - Perhitungan Rekursif dari deret Fibonacci

Nama : Ravita Eka Dewi

Perhitungan Rekursif dari deret Fibonacci#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main(void)
{
  int m;
  int Fibonacci(int k);
  printf("Masukkan sembarang bilangan bulat positif : ");
  scanf("%d",&m);
  printf("\nMelalui perhitungan rekursif, bilangan ke %d dari deret Fibonacci adalah %d\n", m, Fibonacci(m));
  system("pause");
  return 0;
}
int Fibonacci(int k)
{
  int Fib=1;
 
  if (k>2)
  {
    Fib = Fibonacci(k-1)+Fibonacci(k-2);
    return Fib;
  }
  else
    return Fib;
}


Penggunaan Fungsi Rekursi

Fungsi rekursi adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Dengan fungsi ini kita dapat memecahkan suatu persoalan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Penggunaan fungsi rekursi dapat dilihat pada contoh perhitungan faktorial.
Misalnya, 4! adalah (4 x 3!). 3! adalah (3 x 2!)berikut seterusnya. Dengan penggunaan fungsi ini, fungsi dapat memanggil dirinya sendiri. Contoh video berikut adalah contoh dari program rekursi faktorial yang memanggil dirinya sendiri pada fungsi int Faktorial(int k);

Pada program rekursi di atas ini, user memasukkan nilai faktorial yang akan dihitung dan program menerima inputan dari user.
Selanjutnya pada fungsi faktorial, jika nilai k tidak sama dengan 0 maka fungsi akan mengembalikan nilai (k x faktorial(k-1)); Nilai k akan terus berkurang dan dipanggil di dalam fungsinya sendiri. Fungsi ini akan berakhir jika nilai k sama dengan 0.