Showing posts with label Tulus Pardamean Simanjuntak. Show all posts
Showing posts with label Tulus Pardamean Simanjuntak. Show all posts

Wednesday, February 13, 2013

TMD04 - [11] Konversi ke Decimal dan Hexadecimal - Validasi Part 1

Sebelumnya, disini telah dibahas mengenai konversi ke dalam decimal atau pun hexadecimal. Pada program tersebut, program akan menerima inputan dari user. Inputan akan berupa integer. Yang menjadi masalah adalah bagaimana jika yang di input oleh user bukan integer, semisal string?
Nah, pada program ini akan dibuat sebuah validasi, dimana jika bukan integer yang dimasukkan oleh user maka program tidak akan bekerja.

Cara kerja yang kita gunakan adalah membuat perandaian (if). Jika yang di input oleh user bukan yang ditentukan (pada kasus ini integer), maka program tidak bekerja. Code yang dipakai adalah :
if (!cin.good())

Sehingga source code nya secara keseluruhan adalah sebagai berikut.

 /*  
      Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      NIM      : 49012086  
      Jurusan  : Teknik Media Digital  
      File     : number_conversion_validation1.cpp  
 */  
 #include <iostream>  
 using namespace std;  
 int main ()  
 {  
      int angka, pil;  
      cout << "Masukkan sebuah nilai integer : ";  
      cin >> angka;  
      if (!cin.good())  
      {  
           cout << "\nAnda harus masukkan angka\n\n";  
      }  
      else  
      {  
           cout << "\nBilangan setelah di konversi adalah \n";  
           cout << "pada decimal : " << dec << angka << "\n";  
           cout << "pada hexadecimal : 0x" << hex << angka << "\n\n";  
      }       
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  
Semoga bermanfaat. :)

TMD02 - [12] Rekursif & Sort

Fungsi rekursif dapat digunakan pada beberapa kasus, termasuk sortir.
Sortir yang dilakukan dapat dilakukan dari yang lebih kecil ke yang lebih besar, ataupun sebaliknya, dari yang lebih besar ke yang lebih kecil.
Berikut adalah contoh kode programnya.

 /*  
      Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      NIM      : 49012086  
      Jurusan  : Teknik Media Digital  
      File     : 4_mengurutkan.c  
 */  
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
 void mengurutkan (int *tIntA, int *tIntB);   
 int main()   
 {  
      int tListAngka[20];   
      int tSwap;   
      int tUrutan;   
      int i;  
      int pil;  
      printf ("\n\t - Program Pengurutan (Sortir) -\n");  
      printf ("=================================================\n\n");  
      printf ("Masukkan jumlah elemen> \n");  
      scanf ("%d", &i);  
      printf ("\nMasukkan %d angka integer\n", i);  
      for (tUrutan = 0; tUrutan < i; tUrutan++)  
           scanf ("%d", &tListAngka[tUrutan]);  
      do   
      {  
           tSwap = 0;   
           for (tUrutan = 0; tUrutan < i; tUrutan++)  
           {   
                if (tListAngka[tUrutan] < tListAngka[tUrutan+1])   
                {   
                     mengurutkan (&tListAngka[tUrutan], &tListAngka[tUrutan+1]);   
                     tSwap = 1;   
                }   
           }   
      } while (tSwap == 1);   
      printf ("\nIngin diurut bagaimana?\n");  
      printf ("1: Kecil ke Besar\n");  
      printf ("2: Besar ke Kecil\n\n");  
      printf ("pilihan Anda? >>> ");  
      scanf ("%d", &pil);  
      if (pil == 1)  
      {  
           printf ("\n\nSetelah di urut dari Kecil ke Besar:\n");  
           for (tUrutan = i-1; tUrutan >= 0; tUrutan--)   
           {   
                printf ("%d\n", tListAngka[tUrutan]);   
           }   
      }  
      else  
      {  
           printf ("\n\nSetelah di urut dari Besar ke Kecil:\n");  
           for (tUrutan = 0; tUrutan < i; tUrutan++)   
           {  
                printf ("Urutan [%d] = %d\n", tUrutan+1, tListAngka[tUrutan]);   
           }  
      }  
      printf ("\n");  
      system ("pause");  
      return 0;  
 }   
 void mengurutkan (int *tIntA, int *tIntB)   
 {   
      int tInt = *tIntA;   
      *tIntA = *tIntB;   
      *tIntB = tInt;   
 }  
Semoga bermanfaat. :)

TMD02 - [11] Rekursif Perpangkatan

Sebuah fungsi yang memanggil dirinya sendiri disebut sebuah fungsi rekursif. Fungsi rekursi akan sangat berguna untuk memecahkan kasus permasalahan tertentu dimana solusinya dapat diperoleh dari bentuk permasalahan yang lebih sederhana dari permasalahan yang serupa, dan solusi dari bentuk permasalahan yang lebih sederhana tadi diperoleh dari bentuk permasalahan yang lebih sederhana lagi namun serupa, demikian seterusnya.

Berikut adalah contoh dari rekursif perpangkatan.

 /*  
      Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      NIM      : 49012086  
      Jurusan  : Teknik Media Digital  
      File     : 3_rekursif.c  
 */  
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
 int main(void)  
 {  
      int i, pkt, result;  
      int Perpangkatan (int k, int l);  
      printf ("\n\t - Program Rekursif Perpangkatan -\n");  
      printf ("===================================================\n\n");  
      printf ("Masukkan bilangan bulat positif> ");  
      scanf ("%d", &i);  
      printf("\nIngin dipangkat berapa? ");  
      scanf ("%d", &pkt);  
      if (pkt == 0)  
           result = 1;  
      else  
           result = Perpangkatan (i, pkt);  
      printf ("\nHasilnya adalah %d\n\n", result);  
      system("pause");  
      return 0;  
 }  
 int Perpangkatan (int k, int l)  
 {  
      if (l==0)  
           return 1;  
      else  
           return k*Perpangkatan(k,l-1);  
 }  

Semoga bermanfaat. :)

Tuesday, February 12, 2013

TMD02 - [10] Palindrom

Palindrom merupakan sebuah kata yang jika kata tersebut dibalik, maka akan tetap menjadi kata tersebut. Misalnya, jika kata "malam" dibalik, maka akan tetap menjadi "malam".

Dalam membuat sebuah program palindrom, ada beberapa hal yang harus kita lakukan, yaitu sebagai berikut.
  • deklarasi string
  • menerima input-an dan kemudian mengambil (menyimpan) string tersebut
  • string tersebut akan di copy
  • hasil copy-an string tersebut akan di-reverse (dibalikkan), sehingga akan ada dua string
  • kedua string tersebut akan di bandingkan. jika sama, maka string tersebut adalah palindrom. sebaliknya, jika tidak sama, maka string tersebut bukan palindrom.
Untuk lebih jelasnya, silahkan coba source code berikut ini.

 /*  
      Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      NIM      : 49012086  
      Jurusan  : Teknik Media Digital  
      File     : 2_palindrom.c  
 */  
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
 #include <string.h>  
 int main (void)  
 {  
      char str[11], rev[11];  
      printf ("\n\t - Program Palindrom -\n");  
      printf ("=======================================\n\n");  
      printf ("Apa katamu?\n");  
      gets (str);  
      strcpy (rev, str);  
      strrev (rev);  
      printf ("\nKata yang kamu masukkan: ");  
      if (strcmp (rev, str) == 0)  
      {  
           printf ("Palindrom!!!\n\n");  
      }  
      else  
      {  
           printf ("Bukan Palindrom!!!\n\n");  
      }  
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  

Semoga bermanfaat. :)

TMD02 - [9] Segitiga Sama Sisi


Dengan menggunakan looping, kita dapat membuat sebuah segitiga sama sisi yang dikelilingi oleh beberapa angka, seperti yang tampak pada gambar berikut.
Ingin tahu bagaimana membuatnya? Berikut source codenya. :)

 /*  
      Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      NIM      : 49012086  
      Jurusan  : Teknik Media Digital  
      File     : 1_looping.c  
 */  
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
 int main (void)  
 {  
      int i, j, k, l, m;  
      for (i=1; i<=5; i++)  
      {  
           for (j=1; j<=i; j++)  
           {  
                printf (" %d", i);  
           }  
           for (k=i; k<=5; k++)  
           {  
                printf (" #");  
           }  
           for (l=i; l<=5-1; l++)  
           {  
                printf (" #");  
           }  
           for (m=1; m<=i; m++)  
           {  
                printf (" %d", i);  
           }  
           printf ("\n\n");  
      }  
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  

Semoga bermanfaat. :)

TMD04 - [10] Konversi ke Decimal dan Hexadecimal

Program berikut ini akan mencetak sebuah nomor atau angka yang dimasukkan oleh user ke dalam format decimal atau hexadecimal. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat video berikut ini.
Check this out.!


Semoga bermanfaat. :)

Wednesday, December 19, 2012

TMD04 - [9] Fungsi pada C++

Bahasa pemrograman C++ harus memiliki fungsi (function), minimal satu fungsi yaitu fungsi main(). Dalam C++, program merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi, baik itu fungsi yang didefenisikan secara langsung dalam program maupun fungsi yang disimpan dalam suatu file header.

C++ mempunyai fungi utama yang disebut fungsi main ( ). Fungsi utama ini selalu ada dalam setiap program C++ dan compiler akan menjalankan program melalui perintah-perintah yang terdapat dalam fungsi ini.

Fungsi merupakan subprogram yang berguna untuk membuat program dapat menjadi medular sehingga akan lebih mudah dipahami dan dapat digunakan kembali, baik untuk program itu sendiri maupun untuk program lain yang memiliki proses yang sama.

Pada bahasa pemrograman C++, fungsi dibedakan menjadi dua, yaitu user-defined function dan built-in function. user-defined function adalah fungsi-fungsi yang didefenisikan sendiri, sedangkan built-in function adalah fungsi-fungsi siap pakai yang telah disediakan oleh compiler.

Untuk lebih dapat memahami fungsi, silahkan lihat video ini.



Pada video tersebut dibahas:

  • Fungsi tanpa nilai balik
  • Fungsi dengan nilai balik
  • Fungsi dengan parameter
Semoga bermanfaat. :)

TMD04 - [8] Struktur pada C++


Bahasa pemrograman C++ mendukung penggabungan sejumlah tipe data yang berbeda-beda ke dalam suatu kelompok, dan hal tersebut dinamakan struktur (Struct).
Dengan menggunakan struktur maka penggabungan data yang berbeda jenis dapat lebih mudah dikelola.

Struktur yang dibahas pada tutorial ini adalah:

  • Struktur
  • Union
  • Enumerasi
  • Typedef
Bagaimana praktek dalam code? Silahkan cek video berikut ini. :)



TMD04 - [7] Array pada C++

Array atau sering juga disebut dengan larik berguna untuk menyimpan sejumlah nilai atau data yang memiliki tipe data yang sama. Setiap data tersebut menempati lokasi atau alamat memori yang berbeda-beda. Tiap nilai atau data dalam array disebut elemen array. Tiap elemen array di identifikasi dengan menggunakan indeks, sehingga untuk mengakses nilai tersebut harus melalui indeks yang terdapat di dalamnya. Indeks pada elemen array selalu di mulai dengan 0.

Untuk mendeklarasikan array dapat dilakukan dengan menggunakan tanda [ ].

Untuk lebih mengetahui mengenai Array silahkan cek video ini.
Semoga bermanfaat. :)



TMD04 - [6] Pengulangan pada C++

Pengulangan adalah suatu tindakan untuk melakukan hal yang sama berulang kali. Pengulangan pada C++ dapat dilakukan dengan menggunakan pernyataan-pernyataan berikut.
  • while
  • do while
  • for
Bagaimanakah proses pengulangan pada pernyataan-pernyataan tersebut?
Silahkan cek video berikut ini. :)


TMD04 - [5] Pencabangan pada C++

Dalam sebuah program, sangat sering dibutuhkan suatu kondisi yang memerlukan pencabangan dan perulangan. Pencabangan program adalah suatu pemilihan pernyataan (statement) yang akan di eksekusi, dimana pemilihan tersebut berdasarkan pada kondisi tertentu.
Pencabangan yang di bahas pada tutorial ini adalah:
  • if satu kondisi
  • if dua kondisi
  • if bersarang
  • switch
Untuk selengkapnya dapat di lihat pada video ini.
Semoga bermanfaat. :)


TMD04 - [4] Operator pada C++

Operator adalah simbol atau karakter khusus (misalnya + dan *) yang digunakan dalam suatu ekspresi untuk menghasilkan suatu nilai.
Untuk lebih mengetahui mengenai operator, selengkapnya dapat di lihat pada video berikut ini.
Semoga bermanfaat. :)


Tuesday, December 18, 2012

TMD04 - [3] Tipe Data, Konstanta, dan Variabel C++

Data dalam pemrograman C++ dikelompokkan berdasarkan panjang data yang dapat diisikan atau dapat dibaca. Kelompok data dikelompokkan berdasarkan tipe data. Tipe data berfungsi untuk mereferesentasikan jenis dari sebuah nilai yang terdapat dalam program.

  1. Tipe Data
    Dalam C++ terdapat beberapa tipe data dasar yang telah didefenisikan dan digolongkan dalam tipe bilangan bulat (integer), bilangan real (floating point), tipe logika (boolean), dan tipe karakter/teks (character/string).
    Contohnya adalah sebagai berikut.
  2.  /*  
          Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
          NIM          : 49012086  
          Jurusan     : Teknik Media Digital  
          File     : tipedata.cpp  
     */  
       
     #include <iostream>  
     using namespace std;  
       
     int main ()  
     {  
          cout << "===============================\n";  
          cout << "    BELAJAR TIPE DATA\n";  
          cout << "===============================\n\n";  
       
          int X;  
          X = 10;  
          cout << "Contoh Nilai Tipe Bilangan Bulat X = " << X << "\n\n";  
       
          double Y;  
          Y = 123.134;  
          cout << "Contoh Nilai Tipe Bilangan Riil Y = " << Y << "\n\n";  
       
          char Karakter = 'A';  
          char* Teks = "Kata";  
          char TEKS[39] = "Teks dengan batas sebanyak 39 karakter";  
          cout << Karakter << "\n";  
          cout << Teks << "\n";  
          cout << TEKS << "\n\n";  
       
          system ("pause");  
          return 0;  
     }  
    
  3. Konversi Tipe Data
    Operasi perhitungan pada C++ dapat dilakukan dengan menggunakan tipe data yang sama. Jika dalam suatu ekspresi terdapat operand dengan tipe data yang berbeda, maka C++ akan mengkonversi salah satu tipe tersebut sehingga kedua tipe menjadi sama.
    Ada beberapa aturan yang digunakan oleh C++ dalam mengkonversi tipe data, yaitu:
    a. Jika salah satu operand bertipe long double, maka yang lain dikonversi menjadi long double.
    b. Jika salah satu operand bertipe double, maka yang lain dikonversi menjadi double.
    c. Jika salah satu operand bertipe float, maka yang lain dikonversi menjadi tipe data float.
    d. Jika salah satu operand bertipe char, signed char, unsigned char, unsigned short, maka yang lain dikonversi ke int.
    Contohnya adalah sebagai berikut.
  4.  /*  
          Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
          NIM          : 49012086  
          Jurusan     : Teknik Media Digital  
          File     : konversi.cpp  
     */  
       
     #include <iostream>  
     using namespace std;  
       
     int main ()  
     {  
          cout << "Konversi Tipe Data\n";  
          cout << "------------------\n\n";  
       
          char Karakter = 'A';  
       
          cout << "Karakter A = " << Karakter << "\n\n";  
          cout << "Nilai ASCII = " << (int) Karakter << "\n\n";  
       
          system ("pause");  
          return 0;  
     }  
    
  5. Konstanta
    Konstanta adalah jenis identifier yang bersifat konstan atau tetap, artinya nilai konstanta adalah tidak dapat di ubah. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan tetapan, misalnya nilai phi (Ï€), satuan dari kecepatan cahaya dan sebagainya.
    Contohnya adalah sebagai berikut.
  6.  /*  
          Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
          NIM          : 49012086  
          Jurusan     : Teknik Media Digital  
          File     : konstanta.cpp  
     */  
       
     #include <iostream>  
     using namespace std;  
       
     int main ()  
     {  
          const int max = 5;  
          int a [max];  
       
          for (int c = 0; c < max; c++)  
          {  
               a [c] = c * 10;  
          }  
          for (int c = 0; c < max; c++)  
          {  
               cout << a [c] << "\n\n";  
          }  
       
          system ("pause");  
          return 0;  
     }  
    
  7. Variabel
    Variabel adalah sebuah identifier yang nilainya dapat diubah sesuai dengan kebutuhan program.
    Jika dibutuhkan sebuah variabel yang dapat dikenali oleh semua lingkungan dalam program maka harus digunakan variabel Global. Pada visual C++ selalu terdapat fungsi utama, variabel global biasanya dideklarasikan di luar fungsi utama tersebut.
    Selain variabel global, pada pemrograman C++ juga terdapat variabel Lokal. Berbeda dengan variabel global, variabel lokal hanya dikenali oleh suatu fungsi saja, artinya variabel lokal tidak dikenal oleh lingkungan luar di dalam program yang dibuat. Variabel lokal harus berada dalam lingkup fungsi tertentu.
    Contohnya adalah sebagai berikut.
  8.  /*  
          Nama     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
          NIM          : 49012086  
          Jurusan     : Teknik Media Digital  
          File     : variabel.cpp  
     */  
       
     #include <iostream>  
     using namespace std;  
       
     int main ()  
     {  
          int a, b;  
          a = 100;  
          b = 50;  
       
          cout << "Nilai variabel A = " << a << "\n";  
          cout << "Nilai variabel B = " << b << "\n";  
       
          system ("pause");  
          return 0;  
     }  
    
Untuk selengkapnya, dapat di lihat pada video ini.
Semoga bermanfaat. :)


TMD04 - [2] Aplikasi Dasar Hello World

Seperti yang pernah saya sampaikan pada tutorial hello world pada bahasa C, aplikasi / program dasar pada setiap bahasa pemrograman adalah Hello World.

Berikut video tutorial Hello World pada bahasa C++.



Semoga bermanfaat. :)

TMD04 - [1] Instalasi IDE C++

Dalam pembelajaran C++, software atau tool yang digunakan adalah Microsoft Visual Studio. Microsoft Visual Studio adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu para pengembang (developers) dengan cepat membuat sebuah aplikasi yang interaktif untuk Windows.
Berikut adalah video tutorial untuk menginstalasi aplikasi tersebut.

Check it out.!!!
:D


TMD02 - [8] Linked List


Linked list adalah struktur data berupa deret data yang dinamis, karena dapat ditambahkan
ataupun dihapus. Lebih rinci lagi:
  • linked list terdiri dari rantai node/ simpul dimana tiap node terdiri dari data, pointer yang merujuk data node-nya sendiri dan pointer merujuk pada node yang mengikutinya.
  • Linked list memilki head/ kepala (node awal) dan tail/ekor (node akhir). Karena tail adalah node akhir, dengan demikian, dalam node tail, pointer yang merujuk pada node selanjutnya adalah samadengan NULL.
  • Jika linked list hanya terdiri dari satu node, maka, dalam node tersebut, pointer yang merujuk pada node selanjutnya adalah samadengan NULL.

Tahapan pada linked list adalah sebagai berikut.
  • Deklarasi linked list, yang terdiri dari definisi node dan definisi list
  • Mengalokasikan memori terhadap setiap node
  • Mengisi data pada setiap simpul atau node
  • Menyambungkan setiap link dari simpul
  • Menampilkan hasilnya
Untuk selengkapnya dapat melihat video ini.


Potongan source codenya seperti di bawah ini. :)
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
 #include <string.h>  
   
 typedef struct simpul   
 {  
      char nama[20];  
      float nilai;  
      struct simpul *next_simpul;  
 }simpulku;  
   
 void main()  
 {  
      simpulku *simpul1, *simpul2, *simpul3, *simpul4, *temp;  
   
      //alokasikan memori terlebih dahulu  
      simpul1 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku));  
      simpul2 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku));  
      simpul3 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku));  
   
      //isi data dari masing2 simpul  
      strcpy(simpul1->nama, "Amin");  
      strcpy(simpul2->nama, "Budi");  
      strcpy(simpul3->nama, "Citra");  
      simpul1->nilai=90;  
      simpul2->nilai=20;  
      simpul3->nilai=100;  
      simpul1->next_simpul = NULL;  
   
      //sambungkan link masing2 simpul  
      simpul1->next_simpul = simpul2;  
      simpul2->next_simpul = simpul3;  
      simpul3->next_simpul = NULL;  
   
      //tampilkan hasilnya, mulai dari simpul 1  
      temp = simpul1; //cara satu per satu  
      printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);  
      temp = temp->next_simpul; //simpul 2  
      printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);  
      temp = temp->next_simpul; //simpul 3  
      printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);  
      printf("\n");  
   
      //skenario menambahkan simpul baru  
      simpul4 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku)); //siapkan  
      strcpy(simpul4->nama, "Dewi"); //isi nama  
      simpul4->nilai=80; //isi nilai  
      simpul2->next_simpul = simpul4; //update link  
      simpul4->next_simpul = simpul3;  
      printf("\n");  
   
      temp = simpul1;  
      for(;temp!=NULL; temp=temp->next_simpul) //cara looping  
           printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);  
   
      //menghapus simpul2 -> Budi  
      simpul1->next_simpul = simpul4; //update link  
      free(simpul2); //hapus simpul  
      printf("\n");  
   
      temp = simpul1;  
      for(;temp!=NULL; temp=temp->next_simpul) //cara looping  
           printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);   
   
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  

Semoga bermanfaat. :)

TMD02 - [7] Array 2 Dimensi pada Warna Pelangi


Pada array 2-dimensi, susunan data dapat divisualisasikan sebagai data yang tersusun di dalam dua atau lebih kolom dan baris.

Nah, pada tutorial kali ini, array 2 dimensi tersebut akan direpresentasikan pada ketujuh warna pelangi.

Array 2 dimensi pada code ini.
warna [7] [8]

array dimensi yang pertama [7], dapat menampung 7 kalimat warna dan array dimensi yang kedua [8] dapat menampung maksimal 8 karakter pada ketujuh warna tersebut.

Untuk selengkapnya dapat dilihat pada video ini. :)
Berikut adalah source codenya.

 #include<stdio.h>  
 #include<stdlib.h>  
   
 int pelangi;  
   
 int main (void)  
 {  
      char warna [8][8] = {"Merah", "Kuning", "Hijau", "Biru", "Ungu", "Orange", "Abu-abu"};  
      printf ("Warna Pelangi: \n");  
      for (pelangi=0; pelangi<7; ++pelangi)  
           printf ("%s\n", warna[pelangi]);  
   
      system("pause");  
      return 0;  
 }  
   

TMD02 - [6] Program Untuk Membalik Kata

Program ini menerima inputan dari user dan hasil inputan yang akan ditampilkan ke layar adalah kebalikan dari inputan tadi. Semisal: user memasukkan sulut, maka program akan membalikkan karakter tersebut dan menampilkan tulus di layar. Bagaimana cara membuatnya? Langsung saja cek video berikut ini,
Check this out!!.



Dan berikut sedikit capture source codenya. :)

 /*  
      Author     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      Date     : Thursday, November 01, 2012  
 */  
   
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
 #include <string.h>  
   
 int main (void)  
 {  
      char a[11];   
     
   printf("Apa katamu? ");   
   //gets(a); //input  
      scanf ("%s", a);  
   strrev(a); //membalik kata, library yg digunakan: string.h  
   
   printf("Dibalik menjadi : %s\n",a); //output  
     
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  

TMD02 - [5] Membuat Segitiga Bintang Sama Kaki


Pada kali ini diberikan tutorial membuat segitiga bintang sama kaki seperti berikut ini.

*
***
*****
***
*

Hal pertama yang di bentuk adalah segitiga siku, kemudian melakukan pencerminan yang merupakan bagian yang lain (di cetak ke bawah).

Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah menentukan kondisi awal, kondisi akhir, dan operasi yang dilakukan oleh program.

Berikut sedikit capture terhadap source codenya.
 /*  
      Author     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      Date     : Wednesday, October 31, 2012  
 */  
   
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
   
 int main (void)  
 {  
      int i, j, n;  
   
      printf ("Tinggi segitiga: ");  
      scanf ("%d", &n);  
   
      for (i=1; i<=n; i++)  
      {  
           if (i%2==1)  
           {  
                for (j=1; j<=i; j++)  
                {  
                     printf ("*");  
                }  
           printf ("\n");  
           }  
      }  
   
      for (i=n-1; i>=1; i--)  
      {  
           if (i%2==1)  
           {  
                for (j=1; j<=i; j++)  
                {  
                     printf ("*");  
                }  
           printf("\n");  
           }  
      }  
   
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  


Untuk lebih lengkapnya dapat di lihat pada video tutorial ini.

TMD02 - [4] Volume Limas Segitiga dan Volume Bola

Untuk membuat programnya, yang harus ditentukan pertama sekali adalah sebagai berikut.
  • jika angka 1 diketik maka perhitungan volume limas segitiga dimulai atau
  • jika angka 2 diketik maka pehitungan volume bola dimulai.
  • apabila tidak mengetik angka 1 atau 2 maka pada layar ditampilkan kalimat “Anda tidak mengetik angka 1 atau 2” dan kembali ke tahap awal.
  • Program selesai dijalankan jika salah satu perhitungan luas telah dilakukan.
Berikut sedikit capture source codenya. :)
 /*  
      Author     : Tulus Pardamean Simanjuntak  
      Date     : Monday, October 29, 2012  
 */  
   
 #include <stdio.h>  
 #include <stdlib.h>  
   
 int pil;  
 float vstiga, a, t, tl;  
 float vbola, r;  
   
 int main (void)  
 {  
      while (1)  
      {  
           printf ("Selamat Datang di Program Penghitung Volume\n");  
           printf ("===========================================\n");  
           printf ("1: Limas Segitiga\n2: Bola\n0 untuk keluar\n\n");  
           scanf ("%d", &pil);  
           system ("cls");  
   
           switch (pil)  
           {  
                case 1:  
                     system ("cls");  
                     printf ("Volume Limas segitiga\n");  
                     printf ("---------------------\n\n");  
   
                     printf ("Masukkan nilai alas segitiga: ");  
                     scanf ("%f", &a);  
                     printf ("Masukkan nilai tinggi segitiga: ");  
                     scanf ("%f", &t);  
                     printf ("Masukkan nilai tinggi limas: ");  
                     scanf ("%f", &tl);  
   
                     vstiga = ((0.5*a*t)*tl)/3;  
                     printf ("Volume limas segitiga adalah %.3f \n\n", vstiga);  
                       
                     break;  
                case 2:  
                     system ("cls");  
                     printf ("Volume Bola\n");  
                     printf ("-----------\n");  
   
                     printf ("Masukkan nilai jari-jari: ");  
                     scanf ("%f",&r);  
   
                     vbola = ((3.14*(r*r*r))*4)/3;  
                     printf ("Volume bola adalah %.3f\n\n", vbola);  
   
                     break;  
                case 0:  
                     exit(0);  
                default:  
                     printf ("Anda tidak mengetik angka 1 atau 2\n\n");  
                     break;  
           }  
      }  
        
   
      system ("pause");  
      return 0;  
 }  

Untuk selengkapnya, dapat di lihat pada video berikut.